LANGKAH MUDAH SETTING DHCP SERVER DAN DHCP CLIENT DI MIKROTIK

Desember 3, 2017
Setelah mempelajari dan memahami langkah-langkah menghubungkan mikrotik ke jaringan internet, maka saat ini saya coba share  langkah Mudah Setting  DHCP Server dan DHCP Client di Mikrotik.

APA ITU DHCP SERVER?

Dinamic Host Configuration Protocols (DHCP) merupakan suatu protocol yang memungkinkan sebuah perangkat dapat mendistribusikan IP Address, Netmask, Gateway, DNS Server serta NTP Server secara otomatis kepada host dalam jaringan. Cara kerja dari DHCP Server adalah memberikan respon terhadap request/permintaan yang dikirimkan oleh DHCP Client (host).

Dalam sebuah Routerboard (misal RB951Ui-2HnD) dapat digunakan sebagai DHCP Server maupun DHCP Client secara bersamaan asal berbeda interface. Misal ether 1 digunakan untuk layanan DHCP Server dan ether2 digunakan untuk layanan DHCP Client. Akan tetapi pada sebuah interface (misal ether1) tidak bisa digunakan untuk DHCP Server dan DHCP Client secara bersamaan.

BAGAIMANA CARA KERJA DHCP SERVER?

Dari gambar diatas dapat kita pahami bahwa proses atau cara kerja DHCP Server terbagi menjadi 4 tahapan yaitu :

  1. IP Lease Request; yaitu proses permintaan IP Address dari Client ke Server
  2. IP Lease Offers; yaitu proses pemberian penawaran list IP Address yang ada pada Server kepada Client.
  3. IP Lease Selection; yaitu proses dimana client menyetujui penawaran yang diberikan oleh server kemudian melakukan broadcast dengan mengirim pesan bahwa komputer client menyetujui penawaran yang diberikan oleh Server
  4. IP Lease Acknowledgment; yaitu proses dimana server menerima pesan tersebut dan mulai mengirimkan suatu paket acknowledgment (DHCPACK) kepada Client. Paket yang dikirimkan diantaranya adalah IP Address, Gateway, DNS Server, NTP Server serta berapa lama IP Address dan informasi yang lain digunakan pada Client.

BACA JUGA: 

APA YANG HARUS DISIAPKAN SEBELUM MEMBUAT DHCP SERVER DALAM MIKROTIK?

 

Untuk mengaktifkan layanan DHCP Server dalam mikrotik, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan diantaranya adalah:
  1. Pastikan interface mana yang akan digunakan untuk mengaktifkan layanan DHCP Server
  2. Pastikan Interface yang digunakan sudah aktif dan terpasang IP Address dengan benar
  3. Agar PC Client bisa langsung terhubung ke internet, maka pastikan Router/Routerboard yang digunakan sudah terhubung ke internet. caranya baca pada artikel DISINI.
  4. Agar lebih mudah Pahami dahulu topologi dari jaringan yang akan dibangun. dan pada kesempatan ini saya membuat DHCP Server dengan topologi seperti dibawah ini:

Dari topologi diatas, dapat dilihat bahwa pada sebuah router terdapat dua buat interface yang digunakan yaitu ether1 untuk koneksi internet dan ether3 merupakan interface yang akan digunakan untuk mengaktifkan layanan DHCP Server.

 

BAGAIMANA CARA MEMBANGUN DHCP SERVER DI MIKROTIK?

 

Untuk membangun/mengaktifkan DHCP server pada mikrotik sangatlah mudah asal persiapan yang harus dipenuhi  sudah dilaksanakan. Adapun langkah-langkah dalam membangun DHCP Server di mikrotik adalah sebagai berikut:

  1. Pastikan interface yang akan digunakan (ether3) sudah aktif dan terpasang IP Address sesuai dengan topologi.  caranya bisa lihat di pada artikel sebelumnya.
  2. Lakukan konfigurasi DHCP Server dengan cara Klik Menu IP –>DHCP Server –>kemudian Klik tombol Setup DHCP. seperti gambar dibawah ini 
  3. Setelah muncul kotak dialog baru, tahap berikutnya adalah pilihlah interface mana yang akan digunakan untuk mengaktifkan layanan DHCP Server dan dalam kasus ini saya menggunakan interface ether3 kemudian klik tombol Next 
  4. Karena sebelumnya pada ether3 sudah terpasang IP Address, maka langkah selanjutnya anda akan diminta untuk menentukan ip gateway yang nantinya akan diberikan kepada Client (IP ether3 akan otomatis diarahkan untuk digunakan sebagai gateway client). Akan tetapi jika sebelumnya interface yang digunakan belum ada ip address, maka pada tahapan ini kita akan diminta untuk memasukan ip gateway secara manual. lebih jelasnya seperti gambar berikut: Untuk masuk ke tahap berikutnya maka kita harus menekan tombol Next 
  5.  Pada tahapan ini, karena kita menggunakan tombol wizard dalam pembuatan DHCP Server, maka kita akan disuguhkan pada tahapan pemberian list IP yang akan diberikan kepada Client dan biasanya sudah terisi otomatis sesuai dengan network IP Address pada interface yang digunakan untuk mengaktifkan DHCP Server kecuali IP Address yang sudah digunakan. Untuk masuk ke tahapan selanjutnya jangan lupa Klik tombol Next. 
  6. Pada tahapan ini kita akan disuguhkan pada tampilan dimana kita harus menentukan DNS Server yang akan diberikan pada Client. Untuk DNS Server biasanya akan diambil dari Setting DNS pada menut IP –> DNS. Akan tetapi jika menginginkan perubahan atau penambahan IP DNS maka kita bisa menambahnya dengan cara mengklik tanda segi tiga ke bawah. kemudian tekan tombol Next. 
  7. Langkah terakhir pada pembuatan DHCP Server di mikrotik adalah kita harus menentukan lease time yaitu waktu berapa lama IP Address dan settingan lainnya akan diberikan kepada Client. Sebaiknya lease time jangan terlalu lama agar tidak terjadi kehabisan IP untuk diberikankepada Client yang lain misalnya 1 jam (00:01:00:00). 
  8. Setelah langkah ke7 seharusnya anda sudah berhasil membuat DHCP Server pada mikrotik dan ini ditandai dengan tampilan seperti berikut 

BAGAIMANA CARA MENGECEK HASILNYA??

Untuk mengecek apakah DHCP Server yang kita bangun berhasil atau tidak langkah yang harus kita lakukan adalah dengan mengobtainkan / mengotomatiskan settingan IP Address pada PC anda. seperti gambar berikut:

Pada kasus  tertentu kadang kala sumber internet yang diberikan bukan merupakan IP Static melainkan DHCP. Maka agar Router Mikrotik bisa terhubung ke internet melalui jalur DHCP Server, kita harus membuat DHCP Client pada Mikrotik, Langkah-langkah yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Masuk menu IP –> DHCP Client –> Add sehingga muncul tampilan seperti berikut: 
  2. Langkah selanjutnya setelah muncul gambar seperti diatas (langkah1) anda harus menentukan interface mana yang akan digunakan untuk mengaktifkan DHCP Client (sumber internet DHCP) dan pada kasus ini saya menggunakan ether1 sebagai sumber internetnya.
  3. Ceklist pilihan Use Peer DNS dan Use Peer NTP jika kita ingin menggunakan DNS server dan NTP Server dari informasi yang diberikan melalui DHCP Server yang di gunakan.
  4. Pada kotak pilihan Add Default Route isi dengan yes jika kita ingin mengarahkan default route nya sesuai dengan informasi DHCP
  5. Sampai langkah no 4 seharusnya router anda sudah terhubung dengan internet melalui jalur DHCP Client.

Demikian penjelasan singkat untuk mengenai Setting DHCP server dan DHCP Client di Mikrotik. Silahkan share link artikel ini agar lebih banyak lagi manfaat yang bisa disebarkan dari artikel ini.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: