CARA MENGHUBUNGKAN ROUTER MIKROTIK KE INTERNET

Desember 3, 2017
Setelah mempelajari dan memahami apa itu mikrotik, cara akses mikrotik, cara reset mikrotik dan tentunya cara membaca router mikrotik (arti routerboard) saat ini saya akan menambahkan materi yang mungkin bisa membantu bagi anda yang ingin atau baru pertama kali belajar mikrotik dan pertanyaan yang sering dilontarkan adalah Cara Bagaimana cara menghubungkan Mikrotik ke Internet??

PERSIAPAN KERJA

Sebelum kita melakukan konfigurasi, ada beberapa hal yang perlu anda siapkan diantaranya adalah:
  1. Menentukan sumber internet yang akan digunakan – Hal ini harus kita tentukan dari awal karena hal ini akan berpengaruh pada settingan yang harus dilakukan. Sumber internet dari PPPoE Server (contohnya Speedy), DHCP server, modem USB dan Tethering dari HP mempunyai settingan yang berbeda
  2. Siapkan / Buat topologi Jaringan yang akan dibangun. – Topologi jaringan harus dibuat karena dari topologi lah kita akan tahu apakah jaringan yang dibuat sesuai atau tidak serta dari topologi juga kita bisa menentukan alat dan bahan yang harus digunakan.
  3. Siapkan alat dan bahan (misalnya kabel UTP, routerboard dan lain-lain)

 

TOPOLOGI JARINGAN YANG DIBANGUN

Pada kasus saat ini, saya mempunyai sumber internet dari IP static dengan IP address 10.1.1.10/24 dan akan dipasang pada ether1 dengan topologi jelasnya seperti dibawah ini:

Dari topologi diatas, dapat kita pahami bahwa dua buah client yang ingin terhubung ke jaringan internet melalui sebuah router mikrotik dengan keterangan sebagai beriku:
  • Gateway Internet = 10.1.1.1
  • Ether1 = 10.1.1.10/24
  • ether2 = 192.168.10.1/24
  • ether3 = 192.168.20.1/24

ALAT DAN BAHAN

Dari topologi diatas, dapat kita tentukan alat dan bahan yang harus kita siapkan diantaranya:

  • Koneksi internet
  • Satu Buah Mikrotik Routerboard,
  • Komputer Client
  • Kabel UTP dengan jenis straight – over/cross-over
  • Winbox
  • buku modul

BACA JUGA:

 

LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI

 

Setelah kita tentukan alat dan bahan serta topologi yang akan dibangun, maka tibalah waktunya kita lakukan konfigurasi agar semua komputer client dapat terhubung ke internet melalui sebuah router mikrotik. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Pasang router mikrotik dan komputer sesuai dengan topologi menggunakan kabel UTP (lihat topologi diatas)
  2. Jalankan aplikasi winbox
  3. Setting identitas router (biar tidak tertukar jika routernya lebih dari satu) dengan cara Klik menu System –>identity 
  4. Agar router tidak bisa di akses sembarangan sebaiknya ganti nama user defaultnya dan jangan lupa tambahkan password pada user yang di gunakan. Tambahan: User admin (bawaan) tidak bisa dihapus jika tidak ada user lain yang mempunyai hak akses setara dengan admin yaitu full. 
  5. Setting IP Address pada router dan sesuaikan dengan topologi
  6. Setting IP gateway pada router sesuai dengan topologi (ganti 10.10.10.100 dengan 10.1.1.1) langkahnya sebagai berikut 
  7. Setting IP DNS Server pada router (misalnya dns google 8.8.8.8) dan jangan lupa ceklist Allow Remote Requests 
  8. gar PC Client dapat terhubung ke internet, maka kita harus menambahkan action masquerade dengan cara masuk ke menu IP –> firewall –>NAT (ganti wlan1 dengan ether1 karena sumber internet yang digunakan melalui ether1) 
  9. Tes Koneksi internet pada router mikrotik contoh kita ping ke google melalui menu new terminal kemudian ketik ping google.com 
  10. Setting IP Address pada PC Client PC 2 dengan IP Address 192.168.10.2 netmask 255.255.255.0 gateway 192.168.10.1 dan DNS 8.8.8.8
  11. Tes Koneksi Internet pada PC Client. Jika PC Client menggunakan sistem operasi windows anda tinggal ketik perintah ping google.com pada command Prompt (cmd) jika TTL berarti PC Client sudah terhubung ke internet.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: