12 PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER BESERTA FUNGSINYA

November 22, 2017

12 Perangkat Jaringan Komputer Beserta Fungsinya:  Seperti yang kita ketahui bahwa dikatakan sebuah jaringan komputer jika memiliki tiga hal berikut yaitu:

1. Adanya perangkat jaringan yang akan digunakan/dihubungkan.
2. Adanya media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan antar perangkat.
3. Adanya layanan/services yang diberikan/dikirimkan antar host

Apa Perbedaan Antara Komputer dengan Jaringan Komputer?

Menurut Robert H. Blissmer, 1985. Komputer adalah suatu alat elektronik yang memiliki kemampuan melakukan beberapa tugas seperti menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah dan menyediakan output dalam bentuk informasi. Sedangkan Jaringan komputer merupakan kumpulan beberapa komputer yang terhubung melalui media transmisi dengan aturan/protokol tertentu sehingga dapat saling berkomunikasi satu sama lainnya. Dengan adanya jaringan komputer, maka setiap komputer mampu saling bertukar informasi, baik dari server, maupun antar client.

Pada saat ini, penggunaan jaringan komputer sangatlah luas terutama pada instansi/perusahaan serta perkantoran. Penggunaan Jaringan terutama internet menjadi sangatlah dibutuhkan terutama untuk memasarkan produknya. Karena inilah maka kebutuhan terhadap jaringan komputer semakin tinggi.

Untuk membangun sebuah jaringan komputer yang baik, kita harus memperhatikan beberapa faktor yang diantaranya adalah pemilihan perangkat keras / hardware. Apabila salah dalam pemilihan hardware, maka dapat dipastikan koneksi jaringan tidak akan maksimal. berikut perangkat jaringan Komputer beserta fungsinya yang biasa digunakan dalam pembangunan jaringan komputer:

 

1. Komputer Server

Gambar Contoh Server

 

Komputer server merupakan komputer yang melayani permintaan komputer client dengan menyediakan berbagai sumber daya yang lebih tinggi dan menyediakan berbagai layanan untuk dapat diakses oleh komputer client. Fungsi utama dari server adalah sebagai database informasi yang nantinya akan dikirimkan dan juga disebarkan oleh jaringan agar nantinya dapat sampai ke komputer client.
Karena tugas server yang harus dapat menyediakan data untuk client yang terhubung ke dalam jaringan selama 24 jam, maka komputer server harus memiliki spesifikasi lebih tinggi dari pada komputer pada umumnya serta diletakan pada ruangan khusus dengan sistem pendingin udara yang baik dan kemanan yang tinggi. Karena hal spesifikasi komputer server yang sangat tinggi, maka harga komputer server menjadi sangat mahal.

2. Komputer Client

Gambar contoh komputer Client

 

Komputer client atau user, merupakan komputer umum yang digunakan untuk memperoleh data dari server. Dengan demikian tugas komputer client adalah menarik/meminta layanan data dari komputer server. Untuk komputer client tidak membutuhkan Spesifikasi hardware yang tinggi, akan tetapi tetap saja spesifikasi hardware komputer client dapat mempengaruhi kecepatan akses dalam jaringan komputer. Dengan teknologi yang semakin berkembang, pada saat ini client dapat juga digantikan dengan Smartphone atau tablet

 

3. Network Interface Card (NIC)

Gambar Network Interface Card (NIC)

Network Interface Card (NIC) merupakan sebuah peralatan elektronik yang dibuat pada sebuah papan PCB yang mampu melakukan konversi sinyal sehingga sebuah workstation bisa mengirim dan menerima data dalam jaringan. NIC ditanamkan pada komputer, yang mana akan membuat sebuah komputer mampu terhubung ke dalam jaringan LAN. Pada OSI Layer, NIC berada pada lapisan ke-1 yaitu Lapisan Fisik.

Adapun tugas dari NIC adalah sebagai berikut

  1. Melakukan transfer data ke komputer tujuan dengan terlebih dahulu mempersiapkan data dari komputer agar dapat dilewatkan ke media penghubung.
  2. Mengontrol aliran data antar komputer dan sistem perkabelan.
  3. Menerima data yang ditransfer dari komputer lain lewat kabel dan menterjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer.

4. Hub

Gambar contoh Hub
Hub merupakan sebuah perangkat jaringan yang menjadi suatu central connection point / titik utama pada suatu jaringan, serta berfungsi untuk menerima sinyal dari server atau host dan kemudian mentransmisikannya ke client yang akan membentuk suatu jaringan. Selain itu hub juga bisa digunakan sebagai penguat sinyal pada kabel UTP. Pada lapisan OSI Layer, hub bekerja pada lapisan ke-1 (Fisik)
 
Berdasarkan fungsinya Hub dibedakan menjadi 2 macam yakni:
  1. Hub pasif, berfungsi sebagai pemisah atau pembagi jaringan, akan tetapi tidak melakukan penguatan sinyal sehingga hub ini tidak membutuhkan tenaga listrik tambahan.
  2. Hub Aktif, berfungsi sebagai penghubung jalur secara fisik dan penguat sinyal dalam jaringan, Akan tetapi Hub aktif membutuhkan tenaga listrik tambahan untuk bisa bekerja.
Karena harganya yang murah, hub banyak digunakan sebagai konstrator jaringan. Akan tetapi, salah satu kelemahan yang sangat bepengaruh terhadap koneksi jaringan adalah hub hanya memiliki satu Collesion Domain pada semua port sehingga memungkinkan terjadinya tabrakan/tubrukan data.
Selain itu, karena sifat hub yang mem-broadcast-kan data pada setiap port aktif (flooding) maka data yang dikirimkan menjadi kurang aman karena mudah disadap oleh pihak yang tidak bertanggung jawab pada jaringan tersebut.

 

5. Switch

Gambar contoh Switch

Seperti halnya dengan Hub, Switch juga mempunyai fungsi yang sama akan tetapi switch mempunyai kemampuan yang lebih dibandingkan dengan hub. Dikatakan lebih pintar dai Hub karena switch mampu memecah collesion domain sehingga dapat mengurangi tubrukan data.  Akan tetapi Switch belum mampu memisahkan Broadcast Domain. Untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya anda dapat menggunakan switch sebagai konsentrator/penghubungnya.
Switch dapat mengurangi kemacetan pada Ethernet, Token Ring dan Fiber Distributed Data Interface (FDDI).  Switch menyelesaikan ini dengan mengurangi lalulintas dan meningkatkan bandwidth. LAN switches sering digunakan untuk menggantikan hub dan dirancang untuk bekerja sama dengan infrastruktur kabel yang ada. Pada Lapisan OSI layer, Switch bekerja pada lapisan ke-2 (Data-Link). 
Sedangkan secara keseluruhan, fungsi Utama dari switch adalah:
  • Untuk menerima sinyal dan juga data dari komputer atau server
  • Mentransmisikan data dari server atau host ke dalam jaringan dan kepada client
  • Memperkuat sinyal yang ditransmisikan dari server atau host menuju client
  • Dapat mengatur dan juga membatasi jumlah paket data yang ditransmisikan kepada client.
  • Sebagai central connection point
  • Dapat berfungsi sebagai repeater
  • Sebagai splitter atau pemisah antar komputer di dalam suatu jaringan.

 

6. Router

Gambar Contoh Router Cisco

Router merupakan perangkat jaringan komputer yang mampu menghubungkan dua atau jaringan yang berbeda segment. Berbeda dengan Switch, Bridge maupun Hub yang tidak mampu memecahkan Broadcast Domain, Router mampu memisahkan Collesion Domain maupun Broadcast Domain sehingga Router dikatakan lebih pintar daripada switch. Pada OSI Layer, Router berada pada layer ke-3 yaitu lapisan Network. 
Fungsi utama dari router adalah:
  1. Menentukan jalur/route terbaik untuk dapat mengirimkan packet agar sampai ke tujuannya.
  2. Menhubungkan dua atau lebih jaringan yang berbeda

Karena kemampuannya yang luar biasa, maka harga dari router lumayan mahal terutama router yang dikeluarkan oleh Cisco.

 

8. Bridge

Gambar contoh Bridge
Fungsi utama dari bridge adalah untuk menjembatani jaringan. Maksudnya adalah bridge mampu menggabungkan beberapa jaringan lokal ke dalam satu jaringan lokal yang lebih luas, ataupun sebaliknya, memecah satu jaringan lokal / LAN yang luas menjadi beberapa jaringan lokal yang lebih kecil. Pada lapisan OSI layer, Bridge berada pada lapisan ke-2 (Data Link).
Fungsi dan Keunggulan Bridge
  • Memecah jaringan LAN yang besar, menjadi jaringan – jaringan kecil untuk gedung atau ruangan tertentu
  • Menghemat biaya operasional, hanya membutuhkan satu server saja untuk banyak gedung dalam jangkauan yang luas
  • Bisa digunakan untuk memecah jaringan LAN hingga ke luar pulau
  • Menjaga keamanan data dari suatu organisasi
  • Mempermudah proses monitoring pada suatu jaringan yang lebih kecil

 

9. Wireless Access Point

Gambar Contoh Access Point

Wireless Access Point atau biasa disebut Access Point adalah sebuah perangkat yang memungkinkan suatu perangkat tanpa kabel (nirkabel) dapat terhubung dengan perangkat berkabel melalui teknologi yang disebut Wi-Fi (Wireless-Fidelity). Sebuah access point biasanya terhubung dengan perangkat router yang berdiri sendiri. Namun kini kebanyakan access point sudah dilengkapi dengan perangkat router didalamnya.
Dengan menggunakan access point kita tidak perlu menggunakan banyak kabel untuk membangun sebuah jaringan komputer. Jangkauan jaringan komputer juga bisa lebih luas karena menggunakan Wi-Fi yang memanfaatkan gelombang radio. Semua perangkat wireless dapat terhubung dengan access
point yang jauh jaraknya selama masih dalam jangkauan radius access point tersebut. sedangkan untuk kecepatan transfer data, pada jaringan wireless tergantung teknologi (IEEE 802.11x) yang digunakan. Untuk melihat berbagai jenis teknologi IEEE 802.11a,b,g,n,ac bisa anda lihat pada artikel Jenis-Jenis Teknologi IEEE 802.11
Pada jaringan nirkabel (wireless) dikenal dengan dua jenis jaringan yaitu jaringan Ad-Hoc dan Infrastruktur. Adapun pengertian dan perbedaan dari kedua jenis jaringan tersebut dapat anda lihat pada artikel Perbedaan Jaringan Ad-Hoc dan Infrastruktur yang akan datang

10. Modem

Gambar Contoh Modem
Modem merupakan kepanjangan dari modulator demodulator. Secara harafiah itu berarti modem merupakan suatu bentuk komunikasi dua arah yang mampu melakukan proses perubahan data sinyal digital menjadi analog, dan kemudian bisa merubah kembali sinyal tersebut menjadi digital agar bisa digunakan di dalam komputer.
Saat ini perkembangan modem sangatlah pesat, awalnya modem hanya digunakan untuk menggunakan koneksi Dial-up yang dikenal dengan nama Modem ADSL. Akan tetapi saat ini, modem sudah banyak jenisnya mulai dari jenis modem USB hinga ada pula modem yang memiliki fungsi yang digabung dengan router, sehingga semua fungsi modem, router dan juga access point berada di dalam satu alat saja

11. Media Jaringan

Gambar Contoh Media Transmisi Jaringan

Media jaringan merupakan media yang menghubungkan satu perangkat jaringan dengan perangkat lainnya. Dalam Jaringan Komputer ada 3 jenis media jaringan yang digunakan yaitu:
  1. Cooper Media (media Tembaga). Yaitu media jaringan yang terbuat dari tembaga contohnya kabel UTP dan Coaxial
  2. Optic Media (media serta optic) yaitu media jaringan yang terbuat dari serat optic contohnya kabel Fiber optic
  3. Wireless (tampa kabel/Nirkabel) yaitu media jaringan yang dalam pengiriman data/packetnya melaui gelombang radio contohnya pada jaringan Wi-Fi

 

12. Konektor

Gambar Contoh Jenis-jenis konektor Jaringan
Konektor merupakan alat yang di pasang pada masing masing ujung kabel jaringan untuk menghubungkan adapter network dengan kabel. Setiap jenis konektor jaringan ini harus disesuaikan dengan tipe dan jenis kabel jaringan yang dipakai. Beberapa contoh konektor yang biasa digunakan dalam jaringan komputer adalah sebagai berikut
  • Konektor RJ-45 digunakan untuk Kabel UTP/STP
  • Konektor BNC dan T-BNC digunakan untuk Kabel Coaxial
  • Konektor ST digunakan untuk Kabel Fiber Optic

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: